Blubuk - IPNU – IPPNU adalah kader termuda Nahdlatul ‘Ulama (NU). Oleh karena itu, menurut Komar, sebagai kader muda harus siap untuk meneruskan estafet kepemimpinan Nahdlatul ‘Ulama.
“Tetap semangat dan teruskan estafet perjuangan NU,” tegas Ketua Tanfidziyah PR NU Desa Blubuk, Komarudin, S.Ag saat membuka Rapat Anggota (RA) IPNU XIII dan IPPNU IX Ranting Desa Blubuk di MDA Miftahul ‘Ulum Blubuk, Ahad (6/2).
Lebih lanjut Komar mengatakan, sebagai kader NU hendaknya IPNU-IPPNU harus mampu hidup untuk NU. Jangan malah sebaliknya numpang hidup di NU.
“Hiduplah untuk NU, jangan numpang hidup di NU,” katanya.
Rapat Anggota yang merupakan forum permusyawaratan tertinggi Ikatan Pelajar Nahdlatul ‘Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul ‘Ulama (IPPNU) di tingkat Ranting / Desa itu digelar dalam rangka proses kaderisasi ditingkat ranting IPNU – IPPNU Desa Blubuk Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal.
Pada perhelatan tersebut, Indra Fatria S terpilih sebagai Ketua IPNU Blubuk, menggantikan Tanto Wibowo, sedangkan Sri Nani Susiana dipercaya menjadi Ketua IPPNU Blubuk, menggantikan Siti Nadiroh,SE untuk masa khidmat tahun 2011-2013.
Hadir dalam acara tersebut Pengurus Ranting NU Blubuk, Pengurus Badan Otonom NU, PAC. IPNU – IPPNU Kecamatan Dukuhwaru, Alumni, dan segenap anggota IPNU – IPPNU Blubuk.
Sementara itu Ketua IPNU terpilih, Indra Fatria S mengatakan, RA ini merupakan sarana belajar bagi IPNU – IPPNU dalam berorganisasi, bertanggung jawab dan belajar dalam menyelesaikan masalah, dengan slogan ‘belajar, berjuang dan bertaqwa’.
“Dengan belajar, berjuang dan bertaqwa, kita teruskan perjuangan NU kedepan,” terangnya.
Dalam Rapat Anggota tersebut juga dibahas Laporan Pertanggungjawaban Pengurus masa khidmat 2009 – 2011, dan berbagai macam pokok program selama 2 tahun kedepan, yaitu masa khidmat 2011-2013. (s@n)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar