Sabtu, 27 Agustus 2011

IPNU - IPPNU Buka Puasa Bersama dan Santuni 120 Yatim

BLUBUK – Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Nahdlatul ’Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul ’Ulama (IPPNU) Desa Blubuk, Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal memberikan santunan terhadap 120 Yatim Piatu setempat. Kegiatan yang dirangkai dengan acara Buka Puasa bersama berlangsung di Pendopo Balai Desa Blubuk, Kamis (25/8).

Kegiatan yang digelar bertepatan dengan 25 Ramadhan 1432 H itu merupakan rangkaian kegiatan Amaliyah Ramadhan yang digelar PR IPNU – IPPNU Desa Blubuk sepanjang Ramadhan 1432 H.


Hadir dalam kesempatan tersebut Pimpinan PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Dukuhwaru, Kepala Desa Blubuk, Pengurus Ranting NU dan Badan Otonom, Pembina, Alumni, tokoh masyarakat, dan anak – anak yatim yang didampingi orang tuanya.
Ketua PR IPNU Blubuk, Indra Fatria S dalam sambutannya mengajak kepada masyarakat untuk dapat berbagi dengan sesama, terlebih kepada anak – anak yatim.

”Mari kita tingkatkan kepedulian terhadap sesama, terlebih kepada anak – anak yatim,” katanya.

Karena menurut Indra, hidup akan lebih bermakna, manakala kita bisa senantiasa berbagi dengan orang lain.

”Dengan potensi dan keyakinan yang kita miliki tentu kita akan mampu berbuat lebih dengan sesama,”ujarnya.

Indra menuturkan, selain santunan anak – anak yatim dan buka puasa bersama, PR IPNU-IPPNU Desa Blubuk juga mengadakan tarawih silaturahim (tarhim) yang dilanjutkan dengan pengajian ramadhan ditiap-tiap Masjid dan Mushola yang ada di Desa Blubuk.

”Kita juga mengadakan peringatan Nuzulul Qur’an dengan Khataman 30 Juz,” terangnya.

Sementara Kepala Desa Blubuk Warjo menyampaikan terimakasih dan rasa bangganya kepada IPNU – IPPNU yang telah peduli dan ikut membangun desanya sendiri. Dirinya memberikan motivasi kepada IPNU-IPPNU untuk selalu melakukan kegiatan – kegiatan  yang bersifat membangun dan mendoakan semoga programnya bisa terlaksana dengan baik.

”Saya turut berdo’a semoga program-program dari IPNU-IPPNU bisa terlaksana dengan baik,” tandasnya.

Warjo juga berpesan, kepada masyarakat yang hadir, agar didalam bulan puasa dan lebaran nanti untuk menjaga kondusifitas.

”Kepada ibu-ibu mohon dapat menjaga anak-anaknya agar tidak bermain petasan (mercon), dengan harapan warga kita akan aman dan nyaman,” tegasnya.

Sambil menunggu waktu berbuka, diisi dengan ceramah oleh Pengurus Lembaga Dakwah NU (LDNU) Desa Blubuk, Ustadz Abdul Qodim. Ia menyampaikan, dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk selalu memberikan sesuatu kepada anak Yatim. Jika seseorang yang sudah mempunyai harta lebih, namun tidak disisihkan hartanya untuk diberikan anak yatim, maka Alloh SWT sangatlah tidak suka.

”Alloh tidak suka dan mungkin akan memberikan adzab orang yang punya harta lebih, namun tidak mau berbagi / disisihkan kepada anak-anak yatim,” pungkasnya. (Hasan).

Baca Juga : nu onlinekoranlokal 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar