Rabu, 08 Februari 2012

MWC NU Dukuhwaru Bangun Masjid Darun Ni'mah

Pembangunan Tersendat, Perlu Uluran Tangan Umat

Dukuhwaru - Pembangunan Masjid Darun Ni’mah milik Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Kecamatan Dukuhwaru, tersendat. Masih dibutuhkan dana yang tidak sedikit untuk melanjutkan proses pembangunannya. Lalu?

Masjid Darun Ni'mah yang berada di Jalan Raya Jatibarang Slawi Kilometer 4, nampaknya perlu uluran tangan dari semua umat Islam, terutama warga Nahdliyin. Pasalnya, setelah dibuka dua tahun yang lalu dengaqn ditandai peletakan batu pertama, hingga sekarang kondisinya masih belum juga mengalami perkembangan yang menggembirakan. Malah kalau dilihat dari segi bangunan, belum sampai 60 persen.

Kalau dilihat dari letaknya yang cukup strategis, maka pembangunan masjid tersebut menjadi kebutuhan umat Islam terutama bagi warga NU.  Selain kebutuhan komunitas karena masjid berada di area gedung MWC NU dan SMP Ma’arif NU Dukuhwaru, juga menjadi konsumsi bersama karena menempati areal dekat perumahan warga dan di tepi jalan raya.

Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Dukuhwaru, Kiai Hanafi, menjelaskan bahwa proses pembangunan Masjid Darun Ni’mah sudah berjalan selama dua tahun lebih. Namun hingga kini, kondisinya masih belum bisa dikatakan sempurna.

"Kami sudah berupaya penuh agar cepat diselesaikan, agar dapat secepatnya digunakan. Sehingga kalau ada kegiatan keagamaan, bisa menjadi pusatnya dan tidak sulit untuk mencari tempat ibadah karena letaknya yang strategis," jelasnya.    

Namun demikian, lanjut Kiai Hanafi, pihaknya sudah berulangkali melakukan upaya. Termasuk mencari agniya atau orang-orang yang dermawan untuk meneruskan pembangunan, disamping pengurus NU di masing-masing ranting juga gencar mencari dana. Hal itu tidak lain untuk kemaslahatan bersama, menegakkan kalimat Lailaha illa Allah, karena masjid juga sebagai sarana perbaikan akhlak.

Dikatakan Kiai Hanafi, memang perlu uluran tangan dari berbagai kalangan baik instansi pemerintah, umat Islam, agniya, dan yang lain agar  pembangunan masjid bisa segera terselesaikan.

“Mudah-mudahan yang sudah memberikan bantuan di masjid tersebut, bisa mendapatkan balasan pahala dan rizki dari Allah SWT," harapnya.

Sementara panitia pembanguna, Hasan Makmur, mengatakan, Panitia sudah bekerja semaksimal mungkin tetapi realitanya belum selesai juga hingga dua tahun lebih . “Dana memang menjadi kendala besar menyelesaikan pembangunan masjid. Karena memang butuh pundi-pundi keuangan agar bisa meneruskan pembangunan. Sementara sekarang belum dapat dipastikan dari mana dana-dana tersebut kami peroleh. “ katanya.

Hasan menyatakan, bantuan dari berbagai pihak sangat diharapkan untuk melanjutkan sampai finishing. “Mudah-mudahan banyak pihak yang turut membantu hingga Masjid nanti dapat selesai dan dapat menjadi kebanggaan bagi Warga NU khususnya . “ Tukasnya  (*)

Sumber : radartegal.com 
Edisi : 3 Februari 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar