BLUBUK – Sedikitnya 500
Siswa Pelajar dari tingkat SD, SMP , SMA dan SMK di Desa Blubuk tampak memadati
ruangan dan halaman Masjid Baiturrahman. Bukan tanpa tujuan, tetapi merekan
dalam rangka mengikuti Istighosah dan Do’a Bersama menjelang pelaksanaan Ujian
Nasional (UN) tahun 2012.
Kegiatan yang dipandegani Ikatan Pelajar Nahdlatul ‘Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul ‘UIama (IPPNU) Desa Blubuk Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal bertempat di Masjid Baiturrahman Desa Blubuk Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal, Sabtu malam (14/4).
Kegiatan yang dipandegani Ikatan Pelajar Nahdlatul ‘Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul ‘UIama (IPPNU) Desa Blubuk Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal bertempat di Masjid Baiturrahman Desa Blubuk Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal, Sabtu malam (14/4).
Hadir dalam kesempatan tersebut Pengurus Ranting NU Desa Blubuk, Pembina
dan Jajaran Pengurus IPNU-IPPNU, PAC IPNU dan IPPNU Kecamatan Dukuhwaru, Kepala
Sekolah, Dewan Guru, warga masyarakat dan siswa / pelajar Kelas 6 SD, Kelas IX
SMP, dan Kelas XII SMA sederajat yang berdomisili di Blubuk dan turut
diramaikan Jamaah masjid setempat.
Ketua IPNU Blubuk, Indra Fatria S mengatakan Istighosah bersama ini
bertujuan untuk salah satu bentuk ihtiyar dan berdo’a memohon Kepada Alloh SWT,
agar diberikan kesehatan, keselamatan dan kemudahan bagi kita khususnya pelajar
dalam menghadapi Ujian Nasional (UN).
“Dengan
istighosah ini, mudah-mudahan kita
(para Pelajar) akan diberikan keteguhan dan kemantapan
hati dalam mengikuti UN nanti. Sehingga
harapannya akan memperoleh hasil maksimal dan lulus dengan nilai yang bagus” katanya.
Menurut Indra,
kegiatan Istighosah jelang UN digelar oleh IPNU-IPPNU Desa Blubuk merupakan kali kedua, dimana pada tahun sebelumnya (2011) juga digelar
kegiatan yang sama. Dan diikuti oleh para siswa/pelajar khususnya kelas 6 SD, kelas 9
SMP, dan kelas 12 SMA sederajat yang akan menjalani Ujian Nasional (UN).
“Istighosah juga diikuti oleh anggota IPNU-IPPNU,
masyarakat, jamaah masjid, bahkan beberapa guru juga tampak mendampingi
siswanya,” terangnya.
Ketua Tanfidiyah NU Ranting Desa Blubuk, Komarudin, S.Ag menuturkan ujian nasional (UN) setiap tahun selalu mengalami perubahan, baik dari bentuk soal mata ujian maupun kelulusannya. sehingga para pelajar dituntut untuk siap secara dini secara fisik, materi maupun mental.
“Aturan main UN setiap tahun selalu berubah, jadi
seyogyanya para siswa agar lebih menyiapkan diri sejak awal,” ujarnya.
Oleh karenanya, Sambung Komarudin, apa yang menjadi
gagasan dan ide IPNU-IPPNU dengan menggelar Istighosah dan do’a bersama patut
dilestarikan. Terlebih ini menjadi salah satu bentuk upaya dan ihtiyar pelajar
agar diberikan kemudahan dalam mengikuti UN nanti.
“Semoga para siswa diberikan kemudahan dalam
mengerjakan soal ujian nanti,” harapnya.
Berkesempatan memimpin dan memandu Istighosah
yaitu Ustadz Abdul Qodim yang juga Pengurus Lembaga Dakwah NU (LDNU) Desa
Blubuk dan do’a disampaikan oleh Katib Syuriyah PR NU Desa Blubuk, Ustadz
Junarto Hidayat, S.Pd.I
“Mari kita berdo’a dengan khusyu’ memohon kepada
Alloh SWT, apa yang menjadi hajat kita mudah-mudahan akan dikabulkan,” tutur Uje
sapaan Ustad Junarto sebelum memimpin bacaan do’a.
Kegiatan juga diisi dengan ceramah agama oleh
Ustadz Maskurasgono guna memberikan pembinaan dan pemantapan mental para siswa
/ pelajar sebagai bekal dalam Ujian nasional (UN). (Hasan)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar