Blubuk – Ribuan Jamaah At Tijaniyah dari berbagai daerah seperti dari Indramayu, Cirebon, Purwokerto, Brebes, Pamalang, Kota Tegal dan dari Kabupaten Tegal memadati area halaman Masjis Amanah Desa Blubuk Kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal dalam rangka pengajian rutin Senin pon, senin (6/12).
Nurkhasan, salah seorang panitia mengatakan salah satu tujuan pengajian ini adalah mengajak kepada seluruh umat Islam untuk saling hormat menghormati dan menjaga situasi tetap aman, kondusif serta mensyukuri seluruh nikmat yang telah diberikan oleh Allah Swt.
Pengajian ini, lanjutnya merupakan pengajian rutin yang diselenggarakan setiap Senin Pon, dan dilakukan secara bergilir. “Senin Pon ini di Blubuk, Senin Pon depan di Desa Cikesal, Kabupaten Brebes”, tuturnya.
Ditambahkannya, untuk mensukseskan kegiatan ini, pihaknya bekerjasama dengan Polsek Dukuhwaru, Koramil Dukuhwaru dan Linmas guna antisipasi keamanan dan ketertiban. Selain itu, potensi kepemudaan seperti IPNU, IPPNU dan Badan Otonom NU seperti Fatayat dan Muslimat pun difungsikan.
“Anak muda yang tergabung dalam IPNU dan IPPNU diarahkan untuk mengelola parker dan penerima tamu. Fatayat dan Muslimat mengurusi konsumsi. Baik konsumsi bagi pengunjung maupun para tamu undangan dan pembicara”, jelasnya.
Untuk konsumsi berupa ponggol bagi pengunjung sambungnya, diperoleh dari sumbangan warga desa. Setiap rumah menyumbang 10 ponggol yang akan dibagikan kepada para pengunjung yang hadir dalam pengajian.
Pengajian rutin, sambungnya dipimpin langsung pengasuh Pondok Pesantren Darussalam, Jatibarang Kidul, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes KH Syeh Sholeh Muhammad Basalamah dan dihadiri oleh KH Syeh Muhammad bin Ali Basalamah serta KH Dr Khusnan Zein, Dosen STAIN Pekalongan dan STAISA Jakarta.
Selain ceramah agama, lanjutnya pengajian diisi dengan maulid, tahlil, tahmid dan pembacaan manaqib attijaniyah dipimpin langsung Syeh Sholeh. “Keistimewaan pengajian senin Pon adalah selain tauziyah yang bermanfaat, juga tahlil, tahmdi dan manaqib yang sangat berguna sebagai bekal kehidupan didunia dan akherat,” pungkasnya.
Sementara itu, KH Syeh Sholeh Muhammad Basalamah dalam tauziyahnya mengajak berdo’a menjelang tahun baru Islam 1432 H. “Setelah sholat ashar do’a akhir tahun, tujuannya agar diampuni segala dosa yang telah diperbuat. Sedangkan habis sholat maghrib do’a awal tahun agar diberi kekuatan dalam menjalani kehidupan ditahun baru ini,” ujarnya.
Sedangkan KH Syeh Muhammad bin Ali Basalamah dalam ceramahnya mengatakan menyambut tahun baru Islam 1432 H dianjurkan untuk berpuasa pada tanggal 1 – 10 Muharam. “Meski puasa sunah, namun faedahnya banyak sekali,” ujar ayah KH Syeh Sholeh Muhammad Basalamah.
Masih menurut Syeh Muhammad, seperti yang ada dalam kitan tanhunnajah wasurur khasiat dengan menulis Basmalah sebanyak 113 kali secara benar, dengan berwudhu dan menghadap ke barat setelah itu disimpan dan membaca ayat kursi selama 360 kali.
Maka, lanjutnya Insya Allah bila semua itu dilakukan dengan benar akan mendapat barokah dan akan terhindar dari kesulitan dalam menjalani roda kehidupan. “Lakukan dengan benar dan tawakkal kepadaNya, Insya Allah semua akan terwujud,” pungkasnya.
Dalam acara ini terkumpul infak dari para pengunjung sebesar Rp 8.189.500. Dengan rincian 4 juta untuk Ponpes Darussalam Jatibarang, dan sisanya 4.189.500 untuk panitia penyelenggara guna membantu pembangunan Masjid yang sedang diperbaiki di Desa Blubuk, Kecamatan Dukuhwaru, kabupaten Tegal. (sup).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar